-------------------------------
Saat sang pangeran menantikan putrinya.
Sang putri yang terjun ke medan perang.
Perang yang mendatangkan duka, tangis, dan kecewa.
Langit pun merah merundung duka.
Entah apa yang terjadi.
Tak pernah ada yang tau tentang keadaanmu.
Tragedi apa lagi yang terjadi.
Hati kecil ini selalu bertanya-tanya
Bagaimana keadaan perang di desa sebelah?
Pembawa informasi pun dapat dilumpuhkan.
Mengirim beberapa agen tangguh tak pernah kembali.
Apa yang sebenarnya terjadi?
Apakah mereka menang? Atau sebaliknya?
Hey, Sebaiknya segera cepat kirimkan kabar.
Mungkin aku bisa mengirim pasukan sebagai bala bantuan.
Atau mungkin jika kau menang, kita dapat bertukar cawan.
Yaahh, aku berharap opsi kedua lah yang akan kita lakukan.
Setiap heningnya malam selalu terucap kata-kata itu.
Bukan karena yang lain, hanya kepulan asap dalam hati yang ingin keluar.
Hanya ingin membawakan kabar padamu, bahwa
Aku kangen kamu.
-------------------------------
***********
Saat sang pangeran menantikan putrinya.
Sang putri yang terjun ke medan perang.
Perang yang mendatangkan duka, tangis, dan kecewa.
Langit pun merah merundung duka.
Entah apa yang terjadi.
Tak pernah ada yang tau tentang keadaanmu.
Tragedi apa lagi yang terjadi.
Hati kecil ini selalu bertanya-tanya
Bagaimana keadaan perang di desa sebelah?
Pembawa informasi pun dapat dilumpuhkan.
Mengirim beberapa agen tangguh tak pernah kembali.
Apa yang sebenarnya terjadi?
Apakah mereka menang? Atau sebaliknya?
Hey, Sebaiknya segera cepat kirimkan kabar.
Mungkin aku bisa mengirim pasukan sebagai bala bantuan.
Atau mungkin jika kau menang, kita dapat bertukar cawan.
Yaahh, aku berharap opsi kedua lah yang akan kita lakukan.
Setiap heningnya malam selalu terucap kata-kata itu.
Bukan karena yang lain, hanya kepulan asap dalam hati yang ingin keluar.
Hanya ingin membawakan kabar padamu, bahwa
Aku kangen kamu.
-------------------------------
***********